Edisi Sabtu , 04 September 2010  
 Topik
Assalamualaikum
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Hallo Bogor
Derap TNI-Polri
Otonomi Daerah
 Rubrik Khusus
Pelita Hati
Hiburan
Pariwisata
Kesehatan
Budaya
Parlementaria
Lemb Anak Indonesia
Otonomi Daerah
Pemahaman Keagamaan
Lingkaran Hidup
Forum Mahasiswa
Swadaya Mandiri
Forum Berbangsa dan Bernegara
Dunia Tasawuf
  Kurs Valuta Asing
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
  Rumah sakit
100 Tahun Gerakan Kepanduan Dunia
[Kesehatan]

100 Tahun Gerakan Kepanduan Dunia
Wujudkan Gerakan Pramuka Berbasis Luas

Jakarta, Pelita
Gerakan Kepanduan Dunia berumur 100 tahun tepatnya 1 Agustus 2007. Ketua Umum Himpunan Pandu dan Pramuka Wreda (Hipprada) Prof Dr Haryono Suyono mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Pramuka dan juga kakak-kakak yang dimasa lalu telah ikut aktif dalam gerakan kepanduan dunia sebagai pandu atau anggota gerakan kepanduan dengan berbagai nama lainnya.
Kepada mereka yang masih aktif dalam kepanduan sebagai Pramuka, Ketua Umum Hipprada mengajak adik-adik dan kakak-kakak untuk melihat bahwa kepanduan yang di Indonesia gerakannya dipadukan dalam Gerakan Pramuka kiranya gerakan Pramuka tidak sekedar dipandang sebagai gerakan di sekolah, paparnya.
Selain itu tidak setiap hari Sabtu berseragam Pramuka, atau gerakan di desa, yang umumnya tampak rapi dalam latihan baris berbaris, tetapi gerakan kepanduan merupakan gerakan persahabatan dan kerjasama antar anak bangsa, di dalam negeri maupun secara global, untuk bersama-sama mengubah dunia menjadi lebih baik, lebih akrab dan damai.
Ketua Umum Hipprada menyatakan Peringatan 100 tahun Gerakan Kepanduan yang pada hari ini puncaknya sedang diperingati di Brownsea Inggris dengan acara Jambore Dunia sungguh merupakan gerakan dunia yang ampuh.
Jambore Dunia itu diikuti oleh anggota kepanduan dari seluruh dunia, tidak terkecuali Pramuka dari Indonesia yang jumlahnya sangat melimpah. Berbagai acara menarik digelar di Brownsea dengan ragam yang luas, perkemahan, acara menyongsong matahari terbit di Gilwell Park serta berbagai lomba yang dikuti anggota kepanduan dari seluruh dunia.
Lomba-lomba yang menarik seperti pilihan patrol terbaik juga sudah dilakukan bahkan para pemenangnya akan diumumkan dan menjadi kebanggaan tersendiri karena menandai usia kepanduan dunia yang ke 100 tahunnya.
Haryono Suyono mengakui tidak banyak anggota Pramuka maupun mereka yang pernah menjadi anggota Kepanduan Indonesia yang bisa ikut serta dalam perayaan 100 tahun gerakan ini di Inggris karena berbagai alasan, tetapi mengharapkan agar para sesepuh yang dimasa lalu aktif dalam gerakan kepanduan di Indonesia bisa bergabung dalam Hipprada untuk bisa ikut memperkuat gerakan kepanduan atau kepramukaan di Indonesia.
Hipprada sebagai organisasi yang sebagian besar anggotanya berasal dari pandu atau pramuka diatas usia 25 tahun ingin berjuang melestarikan gerakan kepanduan dengan cita-cita luhurnya membangun anak-anak bangsa yang berwatak dan sanggup mengembangkan jaringan damai dan gerakan dinamis untuk membangun masa depan yang sejahtera.
Semua pihak agar dalam kesempatan peringatan ulang tahun ke seratus gerakan kepanduan sekarang ini semangat bekerja sama diantara anak bangsa makin diperkuat sehingga bangsa ini tidak tercabik-cabik oleh kepentingan sesaat yang merugikan persatuan dan kesatuan yang menjadi warisan nenek moyang kita, kata Haryono Suyono. (djo)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Ditemukan Enam Jenis Permen Berformalin
Ratusan Hektar Sawah Kekeringan
Infrastruktur Irigasi Rusak Berat
RS Harapan Kita Menyiapkan Wisma untuk Keluarga Pasien
Korban Lonsor di Morowali 37 Orang Meninggal
 
  Berita Lainnya
Ditemukan Enam Jenis Permen Berformalin
Ratusan Hektar Sawah Kekeringan
Infrastruktur Irigasi Rusak Berat
RS Harapan Kita Menyiapkan Wisma untuk Keluarga Pasien
Korban Lonsor di Morowali 37 Orang Meninggal
 


Copyright Pelita 2007©