|
[Nusantara] Tekan Angka HIV Pelajar dan Pejabat Diperiksa
Jambi, Pelita
Guna pengantisipasi terjadinya penularan human immunodefiency virus (HIV) di kalangan pelajar, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, melakukan pemeriksaan dan pengambilan sempel darah. Pemeriksaan darah juga telah dilakukan terhadap kalangan pejabat dilingkungan pemerintahan di daerah itu.
Bupati Tanjung Jabung Barat Safrial MS kepada Pelita, Rabu (22/8) mengatakan, program pemeriksaan darah terhadap kalangan pelajar tersebut bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penyebaran HIV di kalangan pelajar di daerah ini. Apalagi, dikatakan Safrial, bukan tidak mungkin itu terjadi mengingat daerah ini sebagai pintu gerbang hubungan luar negeri.
Program pemeriksaan terhadap kalangan pelajar guna mengantisipasi HIV ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan, tuturnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat itu juga menambahkan, sebelumnya juga pemeriksaan kesehatan termasuk pengambilan sempel darah juga dilakukan terhadap kalangan pegawai negeri sipil (PNS) dan pejabat di daerah ini.
Safrial MS juga mengatakan, selain pengambilan darah untuk kepentingan pemeriksaan HIV, juga sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan tes urine. Pemeriksaan tes urine ini dilakukan terkait maraknya peredaran narkoba yang tidak saja terjadi di daerah ini, tetapi juga sudah menyebaran ke seluruh Indonesia.
Terkait pemeriksaan tes urine itu, ada tidaknya PNS yang terbukti mengkonsumsi narkoba, dikatakannya hasil pemeriksaan tes urine itu belum diketahui hasilnya. Namun, Bupati Tanjung Jabung Barat itu berjanji jika nantinya terbukti ada PNS yang mengkonsumsi narkoba, dirinya tetap konsisten melimpahkan kasus itu kepada pihak kepolisian.
Sementara itu, keterangan yang diperoleh Pelita di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jambi baru baru ini menyebutkan, sedikitnya telah ditemukan sekitar ratusan pekerja sek komersial yang ada dilokalisasi Payo Sigadung, Kota Jambi menderita penyakit sipilis. Hal ini terungkap, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dinas kesehatan secara rutin dilokalisasin tersebut.
Namun pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan, hingga saat ini belum diketemukan adanya para pekerja sek komersial dilokalisasi itu yang terkena HIV atau AIDS. (ck-79) |